Buah Cokelat: Kandungan Nutrisi, Manfaat Kesehatan, dan Cara Mengolahnya

kandungan nutrisi cokelat

Buah cokelat, juga dikenal sebagai buah kakao, adalah buah dari pohon kakao (Theobroma cacao). Buah ini berasal dari hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan dan telah dibudidayakan selama berabad-abad untuk biji cokelatnya yang digunakan dalam pembuatan cokelat. Kulit buah berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi kuning atau oranye saat matang. Bentuknya lonjong, berukuran sekitar 15-25 cm panjangnya dan berdiameter 8-12 cm. Di dalam buahnya terdapat pulp yang putih dan berlendir, dengan banyak biji (biji coklat) yang tersebar di dalamnya. Biji coklat ini merupakan sumber lemak, protein, dan senyawa antioksidan, yang membuatnya berharga dalam industri makanan dan minuman.

Kandungan Nutrisi Buah Cokelat

Buah cokelat, yang juga dikenal sebagai buah kakao, adalah buah dari pohon kakao (Theobroma cacao). Buah ini kaya akan nutrisi dan senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut adalah kandungan nutrisi dalam 100 gram coklat siap saji:

Energi Total 598 kcal
Energi dari Lemak 405 kcal
Lemak Total 43,1 g
Lemak Jenuh 24,5 g
Lemak Trans 0,0 g
Kolesterol 3 mg
Protein 7,8 g
Karbohidrat Total 45,9g
Serat Pangan 10,9 g
Gula 23,9 g
Natrium 20 mg
Kalium 715 mg
Magnesium 228 mg
Besi 11,9 mg
Fosfor 308 mg
Seng 3,3 mg
Tembaga 1,8 mg
Mangan 1,9 mg
Kalsium 56 mg

Buah cokelat juga merupakan sumber yang baik dari serat larut dan tidak larut. Serat larut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kontrol gula darah, sementara serat tidak larut dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Manfaat Buah Cokelat untuk Kesehatan

Buah cokelat, bahan dasar dari cokelat yang kita nikmati, kaya akan nutrisi dan antioksidan yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Kesehatan Jantung
  • Kesehatan Otak
  • Penurunan Peradangan
  • Mengurangi Stres dan Depresi
  • Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Baca juga:   Buah Mengkudu: Kandungan Nutrisi, Manfaat Kesehatan, dan Cara Mengolahnya

Cara Mengolah Buah Cokelat agar Manfaatnya Optimal

Buah cokelat, yang dikenal juga sebagai biji kakao, merupakan sumber antioksidan, mineral, vitamin, dan alkaloid yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, untuk memperoleh manfaat yang optimal, buah cokelat perlu diolah dengan tepat.

Memanen dan Memfermentasi Buah Cokelat

Buah cokelat siap dipanen ketika sudah matang, ditandai dengan perubahan warna dari hijau menjadi kuning atau jingga. Buah yang sudah dipanen harus segera dibuka dan dikeluarkan bijinya. Biji cokelat kemudian difermentasi selama 5-7 hari untuk mengembangkan rasa dan aroma khas cokelat.

Menjemur dan Mengeringkan Biji Cokelat

Setelah difermentasi, biji cokelat dijemur atau dikeringkan hingga kadar airnya mencapai 5-7%. Proses penjemuran ini harus dilakukan secara bertahap dan di tempat yang bersih untuk mencegah kontaminasi. Biji cokelat yang kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara untuk jangka waktu yang lama.

Menggoreng atau Memanggang Biji Cokelat

Sebelum dikonsumsi, biji cokelat perlu digoreng atau dipanggang untuk mengurangi rasa pahit dan mengembangkan rasa cokelat yang lebih kaya. Goreng biji cokelat selama 15-20 menit pada suhu 140-150°C atau panggang selama 30-40 menit pada suhu 160-180°C. Dinginkan biji cokelat sebelum dihancurkan atau digiling.

Menghaluskan dan Mencampur Biji Cokelat

Biji cokelat yang sudah digoreng atau dipanggang dapat dihaluskan menggunakan blender atau penggiling. Biji cokelat yang sudah halus dapat dicampur dengan pemanis alami seperti gula aren atau madu sesuai selera. Campuran ini dapat langsung dikonsumsi sebagai bubuk cokelat atau diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk cokelat, seperti cokelat batangan, cokelat bubuk, dan permen cokelat.

Pertanyaan dan Jawaban Mengenai Buah Cokelat

Apakah buah cokelat mengandung antioksidan?

Ya, buah cokelat kaya akan antioksidan, seperti flavanol dan polifenol. Antioksidan ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Apakah buah cokelat bermanfaat untuk kesehatan jantung?

Ya, buah cokelat mengandung flavanol, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Studi menunjukkan bahwa konsumsi buah cokelat dalam jumlah sedang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Penutup

Buah cokelat sarat dengan nutrisi penting dan potensi manfaat kesehatan, termasuk perbaikan fungsi kognitif, tekanan darah yang lebih rendah, dan risiko penyakit kronis yang lebih rendah. Mengonsumsi buah cokelat dengan cara yang sehat, seperti mentah atau dalam jumlah sedang sebagai cokelat hitam, dapat berkontribusi pada diet yang seimbang dan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Pengolahan yang tepat, seperti fermentasi dan pengeringan, dapat lebih meningkatkan kandungan nutrisinya dan menghasilkan rasa yang kaya dan lezat.