Sayuran Kacang Polong: Kandungan Nutrisi, Manfaat Kesehatan, dan Cara Mengolahnya

Tak Hanya Lezat, Ini 5 Manfaat Kacang Polong jika Dikonsumsi Rutin

Kacang polong, anggota keluarga kacang-kacangan, merupakan sayuran polong yang dihargai karena rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah. Ini adalah sumber protein nabati, serat, vitamin, dan mineral yang sangat baik. Kacang polong dapat dikonsumsi segar, dikalengkan, atau dibekukan, dan dapat digunakan dalam berbagai hidangan, dari salad hingga sup dan tumisan. Mereka merupakan pilihan makanan sehat yang memberikan banyak manfaat nutrisi.

Kandungan Nutrisi Sayuran Kacang Polong

Sayuran kacang polong (Pisum sativum) adalah sumber nutrisi penting yang baik. Berikut adalah kandungan nutrisinya per 170 gram kacang polong mentah:

Kalori: 62.
Karbohidrat: 11 gram.
Serat: 4 gram.
Protein: 4 gram.
Vitamin A: 34 persen kebutuhan harian.
Tiamin: 15 persen kebutuhan harian.
Vitamin K: 24 persen kebutuhan harian.
Folat: 12 persen kebutuhan harian.
Vitamin C: 13 persen kebutuhan harian.
Mangan: 11 persen kebutuhan harian.
Zat besi: 7 persen kebutuhan harian.
Fosfor: 6 persen kebutuhan harian.

Selain itu, kacang ini juga mengandung zinc, kalsium, dan asam lemak omega-3 serta omega-6 yang baik untuk menunjang kesehatan. Bahkan, kacang polong juga mengandung antioksidan yang baik untuk mencegah berbagai penyakit dalam tubuh.

Kandungan nutrisi ini dapat bervariasi tergantung pada varietas kacang polong, kondisi pertumbuhan, dan metode persiapan. Mengonsumsi kacang polong dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol gula darah, dan mengurangi risiko kanker.

Manfaat Sayuran Kacang Polong untuk Kesehatan

Kaya Vitamin dan Mineral Esensial

Kacang polong kaya akan berbagai vitamin dan mineral penting. Vitaminnya termasuk vitamin A, C, dan K1, sedangkan mineral meliputi mangan, zat besi, dan kalium. Vitamin dan mineral ini berperan penting dalam banyak fungsi tubuh, seperti kekebalan, penglihatan, dan kesehatan tulang.

Sumber Serat yang Baik

Kacang polong merupakan sumber serat yang baik, baik larut maupun tidak larut. Serat larut membantu menurunkan kadar kolesterol dengan menyerapnya di saluran pencernaan dan menghambat penyerapannya ke dalam aliran darah. Sementara itu, serat tidak larut membantu mendorong pergerakan usus yang sehat dan mencegah sembelit.

Baca juga:   Buah Kiwi: Kandungan Nutrisi, Manfaat Kesehatan, dan Cara Mengolahnya

Membantu Menurunkan Berat Badan

Kacang polong rendah kalori dan lemak, serta kaya serat. Kombinasi ini membuat kacang polong menjadi makanan yang mengenyangkan dan dapat membantu menurunkan berat badan. Serat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi asupan makanan secara keseluruhan.

Mendukung Kesehatan Jantung

Kacang polong mengandung serat, kalium, dan folat, yang semuanya telah terbukti mendukung kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kolesterol, kalium membantu mengatur tekanan darah, dan folat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan mencegah penumpukan homosistein, asam amino yang bila kadarnya tinggi dapat merusak pembuluh darah.

Memiliki Sifat Anti-Inflamasi

Kacang polong mengandung senyawa anti-inflamasi, seperti flavonoid dan saponin. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh, yang dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Cara Mengolah Sayuran Kacang Polong agar Manfaatnya Optimal

1. Pemilihan

Pilih kacang polong yang padat, lembut dan halus. Pilihlah kacang polong yang memiliki warnanya hijau medium, hindari yang warnanya hijau terang atau gelap, atau yang kuning, keputihan atau berbintik-bintik abu-abu

2. Penyimpanan

Sebaiknya kacang polong disimpan di wadah kedap udara. Kacang polong dapat bertahan 1-2 minggu pada suhu 0°C. Jika ingin mengolahnya, rendam terlebih dahulu kacang polong dengan air untuk mengembalikan kadar airnya baru kemudian diolah.

3. Metode Memasak

Pada dasarnya kacang polong dapat diolah dengan cara apapun, namun harus tetap memperhatikan beberapa pedoman supaya nutrisi tetap terjaga, yaitu gunakan panas seminimal mungkin, durasi memasak yang sebentar, dan gunakan air atau zat cair dalam memasak walaupun sedikit.

Pertanyaan dan Jawaban Mengenai Sayuran Kacang Polong

Apakah kacang polong bermanfaat bagi kesehatan jantung?

Ya, kacang polong kaya akan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (“jahat”) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (“baik”), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Apakah kacang polong merupakan sumber protein yang baik?

Ya, kacang polong adalah sumber protein nabati yang baik, terutama untuk vegetarian atau vegan. Satu cangkir kacang polong matang menyediakan sekitar 9 gram protein.

Apakah kacang polong dapat membantu mengontrol kadar gula darah?

Ya, kacang polong memiliki indeks glikemik yang rendah, yang berarti tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat. Selain itu, seratnya membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Penutup

Kacang polong merupakan sayuran kaya nutrisi yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kadar gula darah. Kandungan serat, protein, dan antioksidannya yang tinggi menjadikannya pilihan makanan yang sangat baik. Berbagai cara pengolahan, seperti mengukus, merebus, atau menumis, mempertahankan nilai gizi kacang polong dan membuatnya mudah dinikmati dalam berbagai hidangan. Mengonsumsi kacang polong secara teratur dapat berkontribusi pada diet sehat dan seimbang, mendukung kesejahteraan secara keseluruhan.