Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Pir Untuk Kesehatan Tubuh

Kandungan nutrisi buah lemon yang kaya menjadikannya makanan yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, melindungi dari penyakit kronis, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Manfaat buah pir untuk kesehatan tubuh maupun kecantikan sangat dimungkinkan karena kandungan nutrisinya yang sangat baik untuk tubuh. Tak hanya rasanya yang manis dan menyegarkan, buah ini pun kaya akan antioksidan, flavonoid, dan serat. Dan yang terpenting buah ini bebas lemak dan kolesterol sehingga aman bagi Anda yang sedang berdiet.

Manfaat buah pir tidak hanya membantu menurunkan berat badan loh namun pula dapat menurunkan risiko terjadinya kanker, hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan membantu meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Sebelum Dunia Kesehatan membahas mengenai khasiat buah pear untuk kesehatan dan kecantikan tubuh, sebaiknya Anda ketahui dulu kandungan nutrisi dari buah pir ini.

Kandungan Gizi Buah Pir

Dalam 1 buah pir ukuran sedang (sekitar 178 gram) mengandung:

  • 101 kalori
  • 0g lemak
  • 27g karbohidrat (termasuk 17 gram gula dan 6 gram serat)
  • 1g protein
  • 12% kebutuhan harian vitamin C
  • 10% kebutuhan harian vitamin K
  • 6% kebutuhan harian kalium

Selain kandungan nutrisi buah pir di atas,  buah pear pun mengandung sejumlah kecil kalsium, zat besi, magnesium, riboflavin, vitamin B6, dan folat.

Buah pir juga mengandung karetonoid, flavonol, dan antosianin (pada pir berkulit merah). Menurut hasil studi, buah pir dan apel merupakan sumber buah yang mengandung flavonol tertinggi.

Manfaat Buah Pir Untuk Kesehatan Tubuh

Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan dari tumbuhan seperti pear dapat menurunkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, meningkatkan energi, dan meningkatkan kesehatan secara umum.

Khasiat buah pear untuk kesehatan tsb sangat ditunjang oleh kandungan nutrisinya terutama kandungan seratnya. Para ahli merekomendasikan kebutuhan harian serat untuk pria umur < 50 tahun adalah 38g/hari dan wanita < 50 tahun 25g/hari. Sementara kebutuhan serat harian untuk pria > 50 tahun adalah 30g/hari dan wanita > 50 tahun adalah 21g/hari. Masalahnya kebanyakan orang hanya mengkonsumsi setengahnya dan kebutuhan harian yang direkomendasikan. Cara termudah mencukupi kebutuhan serat harian adalah dengan memperbanyak konsumi buah dan sayuran.

Baca juga:   Manfaat Minyak Kelapa untuk Konstipasi, Begini Resepnya!

Potensi Kegunaan Buah Pir Dalam Mengobati Diverkulitis

Diverkulitis adalah salah satu penyakit gangguan saluran pencernaan dimana terjadi peradangan pada kantung-kantung di usus besar. Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran termasuk buah pir yang kaya serat dapat menurunkan tekanan dan peradangan yang terjadi di usus sehingga mempermudah pergerakan usus.

Potensi Manfaat Buah Pir Untuk Menurunkan Berat Badan

Buah-buahan dan sayuran sangat kaya akan serat yang akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan kandungan kalorinya yang rendah. Meningkatkan asupan serat juga dapat membantu menurunkan berat badan pada orang-orang obesitas.

Potensi Khasiat Buah Pir Untuk Mencegah Sakit Jantung dan Kolesterol

Manfaat buah pir juga dapat menjaga kesehatan sistem kardiovaskular. Tingginya asupan serat dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah.

Hasil penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa konsumsi serat juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh dan peradangan yaitu menurunkan risiko peradangan seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan obesitas.

Potensi Kegunaan Buah Pir Untuk Menurunkan Risiko Diabetes

Konsumsi serat yang tinggi dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Potensi Manfaat Buah Pir Untuk Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat dalam buah pir dapat mencegah konstipasi (susah buang air besar) dan meningkatkan keteraturan sehingga menjaga kesehatan saluran pencernaan. Gaya hidup sehat ini akan membantu mencegah kanker usus.

Potensi Khasiat Buah Pir Untuk Detoksifikasi

Pergerakan usus yang teratur sangat penting untuk pengeluaran racun dan zat sisa buangan melalui empedu dan tinja. Pear juga mengandung sekitar 84% air yang akan membantu feses tetap lunak dan mempermudah pengeluaran kotoran dari tubuh.

Risiko Kesehatan Yang Mungkin Terjadi Saat Mengkonsumsi Buah Pir

Anda sudah mengetahui banyak manfaat buah pir untuk kesehatan seperti yang diulas di atas. Pertanyaan berikutnya apakah aman mengkonsumsi buah pir? Atau adakah dampak buruk bagi kesehatan bila memakan buah pir ini?

Perlu Anda ketahui bahwa pir mengandung jumlah fruktosa yang lebih banyak dibandingkan glukosa. Kandungan fruktosa inilah yang dapat meningkatkan produksi gas dalam perut, meningkatkan kembung, rasa nyeri perut dan diare sehingga orang yang memakannya mungkin mengalami gangguan usus.

Jadi bila Anda orang yang sensitive pada fruktosa inilah sebaiknya hati-hati dalam mengkonsumsinya.

Itulah beberapa informasi mengenai kandungan gizi buah pir, manfaat buah pir, dan risiko kesehatan yang dapat terjadi. Walaupun manfaat buah pir untuk kesehatan sangat banyak namun akan lebih baik bila Anda mengkonsumsi aneka sayur dan buah seperti apel, pisang, pepaya, dll daripada memakan buah pir sepanjang hari dan setiap hari. Semoga bermanfaat …

Sumber Referensi:
www.medicalnewstoday.com/articles/285430.php