Gejala Serangan Jantung dan Apa Yang Harus Dilakukan Bila Terkena Serangan Jantung?

Lebih dari jutaan orang di Amerika menderita serangan jantung tiap tahunnya dan bahkan penyakit ini merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita di Amerika Serikat.

Hal yang sama juga terjadi di Indonesia, penyakit jantung masih merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi.

Oleh karena itu Anda sebaiknya berhati-hati, mengenali gejala serangan jantung agar Anda mengetahui juga cara mengatasinya bila penyakit ini datang pada Anda ataupun orang sekitar Anda sehingga hal-hal yang berdampak buruk dapat dicegah seminimal mungkin.

Serangan jantung atau dikenal juga dengan istilah infark otot jantung (myocardial infarction) merupakan kerusakan permanen pada otot jantung karena kurangnya suplai darah.

Apakah Itu Serangan Jantung?

Serangan jantung terjadi saat aliran darah ke otot jantung terhenti atau terhambat, biasanya karena ada penimbunan lemak, kolesterol, atau zat lainnya yang kemudian membentuk plak di pembuluh darah arteri yang berperan dalam suplai darah ke otot jantung. Aliran darah yang terganggu ini dapat merusak bahkan mematikan otot jantung.

Penyakit serangan jantung memang dapat mematikan namun berkat kemajuan teknologi di bidang pengobatan, kondisi ini dapat diperbaiki dan dicegah agar tidak lebih berakibat buruk.

Jadi bila Anda merasa mengalami gejala serangan jantung atau orang sekitar Anda mengalami tanda-tanda serangan jantung, sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis.

Bagaimana Terjadinya Serangan Jantung?

Otot jantung seperti halnya otot tubuh lainnya, memerlukan suplai darah yang kaya oksigen untuk menjalankan fungsinya. Penyebab serangan jantung adalah adanya sumbatan atau blokade pada aliran darah ke jantung.

Pembuluh darah arteri koroner merupakan pembuluh darah yang memberikan suplai darah ke jantung. Saat seseorang memiliki penyakit jantung koroner / penyakit arteri koroner maka terjadi penyempitan pembuluh darah arteri sehingga menghambat aliran darah tsb.

Zat-zat yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh arteri tsb antara lain lemak, kalsium, protein, dan zat yang berkaitan dengan peradangan sel. Zat-zat tsb menumpuk dan membentuk plak dengan ukuran berbeda. Plak ini bersifat keras di luar namun lembut di dalam.

Pada bagian plak yang keras maka lapisan luarnya dapat pecah dan terkikis yang kemudian mengundang platelet (yang membantu menggumpalkan darah) sehingga terjadilah gumpalan darah di sekitar plak tsb.

Jika gumpalan darah tsb benar-benar menutupi aliran darah maka otot jantung mejadi kekurangan oksigen. Dalam waktu singkat, dapat terjadi kematian sel otot jantung yang menyebabkan kerusakan otot jantung permanen. Kondisi inilah yang disebut dengan serangan jantung.

Setiap pembuluh arteri koroner berfungsi mengantarkan suplai darah ke area otot jantung tertentu. Banyaknya kerusakan otot jantung tergantung pada besarnya area otot jantung yang disuplai arteri tsb dan waktu penanganan serangan jantung.

Bila ditangani dengan baik, penyembuhan otot jantung terjadi segera serangan jantung dan biasanya memerlukan waktu hingga 8 minggu.

Walaupun sembuh, namun ada bekas luka yang disebut parut dimana otot jantung yang memiliki parut tsb tidak akan berfungsi lagi. Jadi biasanya bila seseorang  sudah mengalami serangan jantung maka otot jantungnya akan kehilangan fungsi  memompa darah tergantung  besar dan lokasi jaringan parut tsb.

Apa Saja Tanda dan Gejala Serangan Jantung?

Tidak semua orang memiliki ciri-ciri serangan jantung yang sama atau memiliki tingkat keparahan gejala yang sama. Sebagian orang mungkin akan mengalami nyeri yang sedang sementara sebagian orang lainnya mengalami gejala serangan jantung yang parah.

Gejala serangan jantung pada wanita dapat berbeda dengan tanda serangan jantung pada pria. Sebagian orang tidak mengalami gejala sama sekali, sementara sebagian orang lainnya mengalami tanda awal serangan jantung yang berupa henti jantung tiba-tiba. Walaupun demikian, semakin banyak tanda-tanda serangan jantung yang dialami maka semakin besar pula kemungkinan  Anda terkena serangan jantung ini.

Baca juga:   Sering Kencing Pada Pria dan Wanita Serta Cara Mengatasinya

Serangan jantung dapat datang tiba-tiba dengan cepat, namun pada kebanyakan orang ada juga yang mengalamai tanda dan gejala serangan jantung dalam beberapa jam, beberapa hari, hingga beberapa minggu.

Tanda awal serangan jantung dapat berupa nyeri dada (angina) yang terus berulang pada saat beraktivitas dan kemudian mereda saat istirahat. Angina / nyeri dada ini disebabkan oleh turunnya aliran darah ke jantung yang bersifat sementara.

Walaupun demikian, penting juga Anda mengenali  ciri-ciri dan tanda serangan jantung yang umum, meliputi:

  • Rasa tertekan, sesak, nyeri, seperti diremas di bagian dada atau lengan yang kemudian menyebar ke leher, rahang, dan punggung.
  • Mual, panas di perut atau nyeri perut
  • Sesak napas
  • Keringat dingin
  • Lemas
  • Kepala melayang dan pusing
  • Detak jantung cepat dan tak beraturan

Gejala serangan jantung di atas dapat terjadi selama 30 menit atau lebih, tidak akan membaik dengan istirahat ataupun menaruh nitrogliserin di bawah lidah.

Beberapa orang ada yang tidak mengalami gejala serangan jantung sama sekali, dan ini biasanya terjadi pada penderita penyakit diabetes.

Serangan jantung berbeda dengan kondisi henti jantung tiba-tiba. Henti jantung tiba-tiba biasanya terjadi karena ada gangguan listrik pada sistem pompa jantung sehingga menyebabkan aliran darah berhenti ke seluruh tubuh.

Serangan jantung dapat menyebabkan henti jantung namun bukan satu-satunya penyebab karena masih ada kondisi lain yang dapat memicunya.

gejala serangan jantung dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya
gejala serangan jantung dan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya (image: independent.co.uk)

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Mengalami Gejala Serangan Jantung?

Bila Anda atau orang sekitar Anda mengalami gejala dan tanda-tanda serangan jantung, sebaiknya SEGERA mendapatkan penanganan medis untuk menghindari kerusakan jantung yang lebih parah.

Kebanyakan orang menunggu terlalu lama karena tidak menyadari tanda-tanda penting dan gejala serangan jantung.

Nah berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan bila Anda atau orang sekitar Adna mengalami ciri-ciri serangan jantung ..

Yang Harus Dilakukan Bila Anda Mengalami Gejala Serangan Jantung

  • Mintalah bantuan orang sekitar Anda untuk memanggil ambulans atau membawa Anda ke UGD / IGD terdekat. Jangan mengemudi sendiri, kecuali bila memang tidak ada pilihan lain karena kondisi Anda dapat memburuk sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan bila mengemudi sendiri.
  • Jika sebelumnya Anda diresepkan nitrogliserin oleh dokter, gunakan obat tsb sesuai petunjuk dokter.
  • Jika diperlukan, minum aspirin dosis kecil (100mg) untuk menurunkan risiko kerusakan jantung dengan mencegah penggumpalan darah. Walaupun demikian, aspirin dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, sebaiknya gunakan aspirin bila memang direkomendasikan oleh dokter.

Yang Harus Dilakukan Bila Anda Melihat Orang Lain Mengalami Tanda-Tanda Serangan Jantung

Bila Anda mendapatkan seseorang yang mengalami gejala serangan jantung tak sadarkan diri, segeralah panggil ambulans.

Sambil menunggu ambulans, Anda dapat melakukan CPR untuk menjaga aliran darah tetap mengalir. Caranya adalah dengan meletakan telapak tangan secara bertumpuk di dada pasien, lalu tekan tumit tangan Anda degan kecepatan 100-120 tekanan dalam 1 menit.

Jangan coba-coba memberikan napas buatan kecuali bila Anda memang sudah terlatih dalam memberikan CPR.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara memberikan CPR pada orang yang terkena serangan jantung, silahkan tonton video dari youtube berikut ini:

Nah itulah informasi seputar tanda dan gejala serangan jantung yang dapat terjadi serta apa yang harus Anda lakukan bila mengalami ataupun melihat orang terdekat Anda mengalami ciri ataupun tanda serangan jantung. Sebaiknya Anda melakukan upaya pencegahan serangan jantung ini. Semoga bermanfaat ..

Sumber Referensi:
www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-attack/; www.webmd.com/heart-disease/guide/heart-disease-heart-attacks#1 Here