Penyebab, Cara Mencegah, dan Cara Mengobati HIV / AIDS

Sayuran kentang kaya akan potasium, vitamin C, dan serat. Potasium penting untuk fungsi jantung, vitamin C adalah antioksidan kuat, dan serat membantu mengatur kadar gula darah dan kolesterol.

Cara Mengobati HIV / AIDS – Penyakit infeksi virus HIV bila dibiarkan maka akan memicu terjadinya penyakit AIDS yang berakibat pada kematian. Sekarang ini dengan giatnya sosialisasi dari badan kesehatan terkait, lembaga sosial, dan kesadaran penyakit akan bahayanya HIV maka penyebaran penyakit ini dapat berkurang. Untuk itu sudah sebaiknya bila Anda juga mengetahui apa saja penyebab HIV / AIDS, cara mencegah / tindakan pencegahan HIV / AIDS, dan langkah pengobatan HIV / AIDS.

Namun sebelum SehatPlus.org membahas lebih lanjut mengenai penyebab, cara mencegah, dan cara mengobati HIV / AIDS, sebaiknya refresh dulu pengetahuan Anda di artikel sebelumnya ..

Baca: Pengertian HIV / AIDS dan Sejarahnya

Penyebab HIV / AIDS

Penyebab penyakit infeksi HIV dan AIDS adalah virus Human Immunodeficiency Virus yang kemudian masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan infeksi. Saat infeksi HIV ini dibiarkan tanpa tindakan pengobatan maka akan muncullah penyakit AIDS yang dapat berakibat pada kematian.

Virus HIV hanya dapat hidup di dalam tubuh manusia dan ditularkan melalui cairan tubuh manusia seperti darah, sperma, cairan v4gina, dan ASI.

Penyebab infeksi HIV / AIDS yang utama adalah tertularnya virus melalui hubungan seksual yang tidak aman dan berbaginya pengunaan jarum suntik seperti pada pengguna narkotika suntik.

penyebab, cara mencegah, dan cara mengobati HIV AIDS
image: screwlife.com

Cara Mengobati HIV / AIDS

Walaupun sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar menghilangkan HIV namun terapi pengobatan yang sekarang digunakan juga cukup efektif untuk memperpanjang waktu hidup sehingga penderita dapat hidup normal lebih lama. Tanpa pengobatan maka penderita HIV akan lebih mudah terkena AIDS dan berujung pada kematian.

Bila Anda berisiko terkena infeksi HIV atau mengalami ciri-ciri terkena HIV / AIDS sebaiknya segera lakukan pengujian HIV untuk memastikan apakah Anda terinfeksi HIV atau tidak. Bila ternyata Anda positif HIV segeralah konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan langkah pengobatan HIV / AIDS.

Cara mengobati HIV yang biasa digunakan sekarang adalah terapi antiretrovirus (ARV / ART) seperti azidotinidin (AZT) yang mampu menghambat perkembangan virus dalam merusak sistem imun seseorang. Agar efektif, cara mengobati HIV dengan obat HIV / AIDS ini harus dilakukan secara disiplin sesuai resep dokter.

Baca juga:   Cara Deteksi Penyakit Melalui Lidah, Yuk Kenali Warna Lidah Anda!

Selain cara mengobati HIV menggunakan ARV di atas, para penderita pun sangat disarankan melakukan pola hidup sehat, seperti mengkonsumsi makanan dan minuman sehat dengan gizi seimbang, tidak merokok, melakukan vaksinasi seperti vaksin flu, dll. Langkah pengobatan HIV ini sangat penting untuk menurunkan risiko terkena penyakit berbahaya.

Cara Mencegah HIV / AIDS

Seperti yang diulas di atas, sekarang ini belum ada cara mengobati HIV / AIDS yang benar-benar menghilangkan virus HIV dari tubuh dengan sempurna. Obat HIV / AIDS yang ada sekarang ini hanyalah untuk menghambat perkembangan virus agar penderita tidak mengalami AIDS dan dapat hidup normal lebih lama.

Jadi walaupun seseorang telah mendapatkan langkah pengobatan HIV seperti yang diuraikan di atas, penderita HIV masih dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain. Untuk itulah sangat penting bagi Anda mengetahui tindakan pencegahan / cara mencegah HIV / AIDS dan mengetahui tindakan agar tidak menularkan virus HIV ke orang lain.

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah HIV / AIDS yang dapat dilakukan:

  • Hindari faktor risikonya seperti tidak melakukan pergaulan bebas, tidak melakukan seks bebas, tidak melakukan hubungan sesama jenis, tidak menggunakan narkoba, dll.
  • Gunakan kondom atau pengaman lainnya bila pasangan Anda terjangkit HIV.
  • Hindari hubungan seksual yang berisiko seperti melalui oral ataupun anal.
  • Pastikan jarum suntik masih baru dan steril saat akan melakukan transfusi darah atau pengobatan suntik.
  • Menggunakan obat anti HIV sebagai pencegahan penularan HIV dari ibu ke anaknya.

Lalu bagaimana dengan vaksin?

Walaupun vaksin HIV untuk tujuan pencegahan maupun pengobatan HIV belum ada, namun penelitan masih dilanjutkan untuk mendapatkan obat masa depan ini. Kita doakan saja semoga para peneliti dapat segera menemukan vaksin untuk mencegah HIV tsb.

Itulah informasi seputar penyebab, cara mencegah, dan cara mengobati HIV / AIDS yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat …

Sumber Referensi:
aids.gov/hiv-aids-basics/ nlm.nih.gov/medlineplus/magazine/issues/summer09/articles/summer09pg13-15.html